banner 728x250

Ketua DPRD Buol Bersama 2 Fraksi DPRD Penuhi Tuntutan PAPDESI “Kembalikan Status Kades Ilambe”

banner 120x600
banner 468x60

Buol – Globalnewsnusantara.co.id
Ketua Forum Kepala desa Kabupaten Buol Baharudin Harun,S.Pd,dan pengurus Forum kepala desa se-indonesia (PAPDESI) serta massa aksi kurang lebih seratus orang menuntut di kembalikannya status kepala desa ilambe yang di berhentikan sejak tanggal 26 september 2023.

Massa forum kepala desa se-kabupaten ini di terima oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol Srikandi Batalipu,S.Sos, M.Ap, dan Ketua Fraksi Golkar Ramli Lampedu, serta Irwan M.Saleh dari fraksi Partai persatuan pembangunan (PPP).
RDP ini di hadiri oleh Camat lakea Syarif Badalu,Kadis DP3APMD,Kabag Hukum sekretariat daerah,Asisten 1 bidang pemerintahan,sejumlah kepala-kepala desa anggota Papdesi,serta Warga masyarakat desa ilambe kecamatan Lakea,Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah.

banner 325x300

Rapat di pimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu,S.Sos, M.A.P,dengan di dampingi oleh Ketua fraksi Partai Golkar Ramli Lampedu dan fraksi PPP Irwan M.Saleh,S.Pd,bertempat di lantai 1 ruang rapat Bapemperda,kantor sekretariat DPRD Kabupaten Buol,Selasa (10/10/2023).

Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu,S.Sos,M.Ap,menerima massa Aksi PAPDESI yang di ketuai oleh Baharudin Harun selama 2 hari yaitu senin hingga selasa dan berakhir dengan mengeluarkan satu rekomendasi yaitu harapan bagi kepala desa ilambe dan seluruh masyarakat yang hadir mendukungnya.

Adapun tuntutan dari PAPDESI yaitu meminta kepada DPRD Kabupaten Buol untuk meninjau kembali surat Pemberhentian Kepala desa ilambe yang di tandatangani oleh Bupati Buol Drs.Muchlis,tertanggal 26 september 2023,dengan nomor:188.04/250.35/DPMD-P3A/2023,tentang Pemberhentian Kepala desa ilambe kecamatan Lakea. Dalam surat keputusan Bupati Buol tersebut merujuk pada sejumlah laporan dan surat dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan nomor:141/18.06/BPD/2023 tentang laporan hasil evaluasi kinerja kepala desa non aktiv.

Serangkaian pembahasan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang di laksanakan selama dua hari berturut-turut itu melibatkan diskusi yang cukup alot antara PAPDESI dengan Camat Lakea,Asisten 1 bidang pemerintahan dan pihak DPMD-P3A.

Dengan sejumlah pertimbangan dan usulan yang cukup objektif, Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu pada akhirnya mengeluarkan satu rekomendasi yang bunyinya, “DPRD meminta kepada pemerintah daerah kiranya dapat meninjau kembali keputusan Pemberhentian Kepala desa Ilambe sebelum ke PTUN,dan waktu yang di berikan oleh DPRD adalah dua minggu dengan menunggu kabar dari pemerintah daerah Kabupaten Buol” Papar Ketua DPRD Buol dengan lantang.
Adapun dari dua fraksi yaitu Ketua Fraksi Golkar Ramli Lampedu dan Irwan M.Saleh,mengecam pemerintah daerah (dinas) yang tidak mempertimbangkan terlebih dahulu sejauh mana kasus yang bermuara dari desa.
Selanjutnya suara yang sama juga di sampaikan oleh Ketua Fraksi Golkar Ramli Lampedu,di mana ia meminta agar pemerintah daerah dapat meninjau kembali surat keputusan Pemberhentian Kepala desa ilambe sebelum ke PTUN, “SK Pemberhentian Kepala desa bukanlah Al-Qur’an yang tidak bisa di ubah. kiranya dapat mengkaji kembali akar permasalahan yang ada dengan mempertimbangkan kinerja Kades ilambe ini sebelum di berhentikan” Papar Ketua Fraksi Golkar Ramli Lampedu.
Hal yang sama juga di suarakan oleh Irwan M.Saleh dari fraksi PPP,di mana ia dengan tegas mengatakan prihatin atas kasus ini dan meminta agar pihak DPMD-P3A mengoreksi kembali laporan sepihak dari BPD ilambe.

Sementara dari pihak DPMD-P3A dan Camat Lakea sendiri melakukan pembelaan berdasarkan laporan-laporan dari desa namun hingga RDP berakhir pihak BPD selaku pelapor tidak bersedia hadir dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) tersebut.

Massa aksi PAPDESI yang di apit oleh lembaga bantuan hukum akan mempersiapkan sejumlah referensi termasuk dokumen yang ada di desa untuk melanjutkan langkah dan tuntutannya ke PTUN. Hingga RDP berakhir massa aksi tetap dalam situasi aman dan terkendali.(Redaksi-001

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *