banner 728x250

Pemda Buol dan Dinkes Temukan Balita Kembar Stunting Saat Turun Langsung ke Lapangan

banner 120x600
banner 468x60

Globalnewsnusantara.co.id

Pemerintah Daerah Kabupaten Buol dan Kesehatan kembali melakukan audit stunting di beberapa tempat dalam merealisasikan program pemerintah yaitu penanggulangan stunting,Rabu (27/9/2023).

banner 325x300

Tim audit mengunjungi beberapa rumah yang terdapat indikasi stunting maupun berpotensi stunting di desa mendaan kecamatan Karamat Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah.
Dari hasil pemeriksaan yang insentif pemda dan dinas kesehatan menemukan anak kembar stunting serta fakta kondisi beberapa warga desa yang rentan terhadap stunting,dua ibu KEK serta dua bayi kembar merupakan balita stunting.
Dari temuan ini, salah satu ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) berusia 19 tahun, tengah mengandung 3 bulan.
Kondisinya, dengan tinggi badan 147cm, berat badannya hanya 38,9kg.
Tempat tinggalnya keluarga ini masih menumpang.

Ketua tim Dinkes Buol Kepala bidang penanganan kasus Wahida kepada wartawan mengungkapkan melalui nakes setempat akan mengawal dan melakukan memfasilitasi konsultasi ke dokter.
Temuan kasus lain Ibu KEK yang seorang wanita berusia 39 tahun tengah mengandung anak kelimanya.
Usia kandungannya saat ini enam bulan. Kondisinya, beratnya hanya 43,7 kilogram. Adapun tinggi badan 141 sentimeter.

Meskipun tempat tinggalnya milik sendiri, ia tidak memiliki akses sanitasi yang memadai. Rumahnya sering terkena banjir. Mereka juga tidak lagi menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Terkait dengan hal ini, Kabid Wahida langsung menghubungi dinas terkait untuk menyampaikan kondisi ekonomi keluarga ini untuk dipertimbangkan memperoleh bantuan PKH kembali.
Terkait kondisi kehamilannya, Kabid Wahida akan memobilisasi fasilitas konsultasi dokter. Edukasi KB juga diberikan karena usianya masih berpotensi untuk hamil.
Temuan lainnya adalah dua anak yang merupakan anak kembar berusia 2 tahun 3 bulan yang mengalami stunting dengan kondisi tinggi badan 80.5 cm dan berat badan 9.4 kg.
Balita kembar ini merupakan anak kelima dan keenam. Rumah yang dihuninya merupakan milik pribadi, akan tetapi tidak ada fasilitas sanitasi.
Kabid Wahida juga memberikan pemahaman kepada ibu enam anak ini akan pentingnya KB. Keluarga ini sudah terdaftar dalam penerima bantuan perbaikan rumah.

Hasil dari audit ini nantinya akan dijadikan sebagai dasar untuk mengembangkan program-program pencegahan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Audit kasus stunting ini mencerminkan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Buol dalam memerangi masalah kesehatan yang menghambat pertumbuhan anak-anak.
Bersama tim Dinas Kesehatan turut hadir tim dari Dinas Kominfo. Selain melakukan peliputan kegiatan audit kasus stunting juga melakukan analisa terhadap kasus yang ada, guna memberikan masukan kepada stakeholder sebagai dasar pengambilan kebijakan. (Redaksi-001}

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *